Pengajian Muslimat NU di Kelurahan Bahagia Babelan Bekasi, Perkuat Nilai Aswaja An-Nahdliyah


BEKASI – Ranting Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, menggelar pengajian rutin di Masjid Al Hidayah RW 28 Blok P, Perumahan Pondok Ungu Permai (PUP) Sektor V, Minggu (26/7/2026). Kegiatan yang mengusung agenda Kajian Kitab Risalah Ahlus Sunnah Wal Jamaah tersebut diikuti sekitar 150 jamaah dan berlangsung khidmat sejak pukul 07.30 WIB.

Pengajian dihadiri Ketua DKM Masjid Al Hidayah beserta jajaran, Ketua RW 28 Perumahan Pondok Ungu Permai beserta pengurus RW, para sesepuh, tokoh masyarakat, serta warga yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

Ketua Ranting Muslimat NU Kelurahan Bahagia, Siti Komariah, A.Md, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar Muslimat NU dalam membangun tradisi menuntut ilmu, memperkuat keimanan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan bermasyarakat.

"Melalui majelis ilmu ini, kami berharap Muslimat NU semakin istiqamah dalam berdakwah, menjadi teladan di lingkungan keluarga dan masyarakat, serta terus menjaga persatuan, kerukunan, dan semangat gotong royong. Semoga kegiatan ini melahirkan pribadi-pribadi yang berakhlakul karimah dan mampu mengamalkan ajaran Ahlus Sunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dalam kehidupan sehari-hari," ujar Siti Komariah.

Ia menambahkan, pengajian rutin tidak hanya menjadi wadah menimba ilmu agama, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi antarwarga dan memperkokoh peran Muslimat NU dalam membina keluarga yang religius, harmonis, serta menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi penerus.

Tausiyah sekaligus kajian kitab Risalah Ahlus Sunnah Wal Jamaah disampaikan oleh Ustadz Ahmad Baihaqi, S.Pd.I., M.A. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa berpegang teguh pada ajaran Ahlus Sunnah wal Jamaah An-Nahdliyah (Aswaja NU) sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan beragama sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurutnya, nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah yang meliputi tawasuth (moderat), tawazun (seimbang), tasamuh (toleran), dan i'tidal (tegak lurus dalam menegakkan keadilan) harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengamalkan prinsip-prinsip tersebut, umat Islam diharapkan mampu menjadi perekat persaudaraan, menjaga kerukunan, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Pengurus Muslimat NU Ranting Bahagia berharap semangat menuntut ilmu (tholabul ilmi) terus tumbuh di kalangan jam'iyah Muslimat maupun masyarakat luas. Pengajian rutin diharapkan menjadi media dakwah yang menyejukkan, memperkuat pemahaman keislaman berdasarkan ajaran Aswaja An-Nahdliyah, sekaligus membangun masyarakat yang religius, rukun, dan penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ikhtiar memohon keberkahan, kesehatan, dan keselamatan bagi seluruh jamaah muslimin dan muslimat serta kemajuan dan keberkahan untuk bangsa.

✍️Bacamini.com/Choirul Rochman 

Posting Komentar untuk "Pengajian Muslimat NU di Kelurahan Bahagia Babelan Bekasi, Perkuat Nilai Aswaja An-Nahdliyah"