Polres Sikka Selidiki Kasus Hilangnya Dua Perempuan Dalam Sepekan, Pakaian Korban Ditemukan di Gudang TK
MAUMERE — Kepolisian Resor (Polres) Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), tengah melakukan pencarian intensif terhadap dua perempuan yang dilaporkan hilang secara terpisah dalam kurun waktu sepekan terakhir. Kedua korban tersebut adalah Maria Oktavania Caroline (20) dan Maria Anselmia Dua Ujan (16).
Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno, menyatakan bahwa kepolisian menaruh perhatian serius terhadap laporan kehilangan ini. Tim penyidik terus melakukan penelusuran di lapangan, mengumpulkan informasi mengenai aktivitas terakhir korban, mendatangi lokasi kejadian, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
"Hilangnya korban menjadi perhatian serius kami dan keluarga. Hingga saat ini, keberadaan kedua korban belum diketahui dan proses penyelidikan serta pencarian masih terus berlangsung," ujar Bambang Supeno, Jumat (17/7/2026).
Kasus pertama menimpa Maria Oktavania Caroline, seorang mahasiswi asal Desa Habi, Kecamatan Kangae. Ia dilaporkan hilang sejak Senin (13/7/2026) sekitar pukul 10.30 WITA.
Kronologi bermula saat Maria berpamitan kepada keluarganya untuk pergi ke rumah seorang tetangga bernama Yona. Setelah beberapa saat bertamu, Maria berpamitan untuk pulang ke rumah. Namun, ia tidak pernah sampai ke rumahnya dan keberadaannya tidak diketahui sejak saat itu.
Pihak keluarga telah berupaya mencari Maria ke berbagai lokasi yang dicurigai. Karena pencarian mandiri tidak membuahkan hasil, keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sikka pada Selasa (14/7/2026) dengan nomor laporan gangguan: L/GANGGUAN/B/6/VII/2026/SPKT/POLRES SIKKA/POLDA NTT.
Kasus kedua melibatkan Maria Anselmia Dua Ujan alias Nia, seorang pelajar asal Desa Hepang, Kecamatan Lela. Remaja berusia 16 tahun ini dilaporkan hilang sejak Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 12.00 WITA.
Sebelum menghilang, Nia sempat menerima panggilan telepon dari seorang teman yang mengabarkan bahwa rapor sekolahnya sudah bisa diambil di SMAN Nita. Nia kemudian berangkat ke sekolah dengan mengenakan kaus hitam dan celana training olahraga SMAN Nita setelah berpamitan kepada ibu angkatnya.
Kecurigaan keluarga muncul karena Nia tidak kunjung pulang hingga sore hari, ditambah telepon selulernya sudah tidak aktif saat dihubungi.
Satu hari setelahnya, pada Rabu (15/7/2026), warga menemukan kaus hitam dan celana training olahraga milik Nia di dalam gudang TK Tolo Rajo II, Dusun Napung Liti, Desa Hepang. Penemuan pakaian korban di lokasi yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumahnya ini kini menjadi petunjuk penting bagi kepolisian untuk menelusuri keberadaan Nia.
Polres Sikka mengimbau kepada masyarakat yang melihat, mengetahui, atau memiliki informasi terkait keberadaan Maria Oktavania Caroline maupun Maria Anselmia Dua Ujan agar segera melaporkannya ke kantor polisi terdekat atau menghubungi pihak keluarga masing-masing.
✍️Jurnalis: Yohan Mataubana
Posting Komentar untuk "Polres Sikka Selidiki Kasus Hilangnya Dua Perempuan Dalam Sepekan, Pakaian Korban Ditemukan di Gudang TK"