Gempa M 7,7 Guncang Flores: Para Suster SSpS Selamat dan Bantu Penanganan Korban

FLORES — Gempa bumi kuat bermagnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores di dekat Mbay pada 15 Agustus 2026. Bencana ini menimbulkan kerusakan meluas serta kepanikan warga. Komunitas suster Misi SSpS di wilayah barat dan area Maumere dipastikan dalam kondisi selamat, meskipun Biara SSpS mengalami kerusakan parah dan sejumlah rumah komunitas para suster roboh.

Di Rumah Sakit Kewapante, sebanyak 61 pasien terpaksa dievakuasi ke tenda darurat di halaman tengah. Kepolisian setempat turut membantu penyiapan tempat perlindungan. Di tengah situasi darurat tersebut, seorang ibu berhasil melahirkan dengan selamat di sebuah toko obat berkat bantuan para suster dan tim medis.
Hingga saat ini, kondisi di lokasi masih dalam status waspada seiring timbulnya gempa susulan. Para warga memilih bertahan di lokasi aman yang jauh dari garis pantai. Pihak kongregasi memohon dukungan doa dari masyarakat untuk perlindungan dan kekuatan dalam menghadapi masa sulit ini.

Imbauan Pemerintah Daerah

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, meminta seluruh pemilik toko sembako di Pulau Flores untuk membagikan bahan makanan kepada para korban gempa. Ia menegaskan bahwa pembayaran atas barang dagangan tersebut akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi sebelum masa tanggap darurat berakhir. 
"Tidak boleh ada yang tidak bisa makan dan minum karena gempa ini. Saya mengimbau semua pemilik toko untuk memberikan bantuan makanan yang ada. Catat dan koordinasikan dengan pemerintah desa setempat, nanti Pemda dan Pemprov yang akan membayarnya," tegas Melki Laka Lena.

✍️Bacamini.com by: Yohan Mataubana 

Posting Komentar untuk "Gempa M 7,7 Guncang Flores: Para Suster SSpS Selamat dan Bantu Penanganan Korban"