Kembali Berulah, Pemilik Agen Travel Penipu 6 Turis Italia di Labuan Bajo Diburu Polisi

LABUAN BAJO — Enam wisatawan asal Italia menjadi korban dugaan penipuan paket wisata senilai Rp125 juta saat hendak berlibur ke Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Kasus ini kembali menyeret nama Kristoforus Aman alias Itok Aman (32), pemilik agen perjalanan Labuan Bajo Top, yang rupanya memiliki rekam jejak sebagai penipu berantai.

Laporan resmi yang dilayangkan oleh keenam turis ke Mapolres Manggarai Barat pada Kamis dini hari (13/8/2026) ini menjadi catatan kasus penipuan ketiga bagi Itok.

Berdasarkan catatan kepolisian, pada tahun 2024 Itok pernah tersangkut hukum karena menipu wisatawan domestik, namun kasusnya dihentikan melalui jalur mediasi. Lebih parah, pada bulan Mei 2026, ia sempat ditahan oleh Polres Manggarai Barat usai menipu 20 turis asal Malaysia dan Singapura dengan kerugian mencapai Rp85,2 juta. Uang tersebut diketahui habis digunakan pelaku untuk bermain judi online. Ia ditahan selama 48 hari dan baru dibebaskan pada Juni 2026 lalu melalui mekanisme restorative justice setelah berdamai dan mengembalikan uang korban.

Belum lama menghirup udara bebas, Itok kini kembali menjadi buronan atas kasus serupa. Peristiwa terbaru ini mencuat setelah rombongan wisatawan Italia kehilangan kontak dengan Itok tepat pada hari keberangkatan mereka, yakni Minggu (9/8/2026).

Padahal, pihak agen sebelumnya diketahui telah berkoordinasi dan membayar uang muka (DP) sebesar Rp20 juta dari total kesepakatan sewa kapal senilai Rp79 juta kepada pengelola kapal wisata Sabbar Cruise. Kapal tersebut rencananya akan digunakan untuk pelayaran selama empat hari tiga malam.

Pengelola Sabbar Cruise, Saputra, membenarkan adanya koordinasi dan pembayaran uang muka tersebut.

“DP tersebut kami gunakan untuk persiapan perjalanan. Bahkan total belanja kami sudah mencapai sekitar Rp27 juta,” ungkap Saputra, sebagaimana diberitakan Media Indonesia.

Akibat Itok yang tiba-tiba menghilang dan tidak dapat dihubungi saat hari-H, keenam wisatawan asal Italia tersebut sempat telantar. Agar rencana liburan mereka ke kawasan Taman Nasional Komodo tidak batal, para turis terpaksa harus merogoh kocek kembali untuk menyewa kapal lain secara mandiri.

Setelah menyelesaikan perjalanan wisata dengan kapal sewaan yang baru, rombongan kembali ke Pelabuhan Labuan Bajo pada Rabu malam (12/8/2026). Mereka kemudian langsung mendatangi pihak berwajib untuk mempolisikan agen travel nakal tersebut.

Insiden ini meninggalkan kekecewaan yang mendalam. Christian, salah seorang korban dalam rombongan tersebut, mengaku sangat menyayangkan penipuan ini bisa menimpa mereka, mengingat dirinya tercatat sudah tiga kali berkunjung ke Indonesia.

Hingga saat ini, pihak Kepolisian Resor Manggarai Barat tengah menindaklanjuti laporan tersebut dan kembali memburu keberadaan Itok Aman untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

✍️Bacamini.com by: Yohan Mataubana 

Posting Komentar untuk "Kembali Berulah, Pemilik Agen Travel Penipu 6 Turis Italia di Labuan Bajo Diburu Polisi"