Puluhan Massa Datangi Lahan Sengketa di Rantau Bais, Situasi Sempat Memanas Namun Tetap Kondusif
Rokan Hilir – Sejumlah orang yang mengaku berasal dari organisasi kemasyarakatan (ormas) IPK bersama beberapa pihak yang mengklaim memiliki hak atas lahan mendatangi kawasan Jalan ARCA, Dusun Bais, Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (1/8/2026).
Berdasarkan informasi di lapangan, rombongan yang diperkirakan berjumlah sekitar 20 orang tersebut disebut berasal dari Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Rokan Hulu. Mereka datang dengan tujuan melakukan komunikasi terkait lahan yang hingga kini masih menjadi objek sengketa.
Di lokasi, rombongan dipimpin oleh seseorang yang memperkenalkan diri sebagai Ketua DPD IPK Kabupaten Bengkalis, Rasiman Manurung, didampingi Ketua PAC Bathin Solapan, Fardeling Simanjuntak, serta Sekretaris PAC, Sariaman Situmorang.
Menurut keterangan di lokasi, rombongan memasuki area perkebunan melalui sisi samping gerbang. Saat itu gerbang utama dalam kondisi tertutup dan tergembok, serta terpasang papan peringatan larangan memasuki area tanpa izin.
Ketika dikonfirmasi awak media, perwakilan rombongan menyatakan kedatangan mereka bertujuan untuk melakukan pemanenan di lahan yang mereka klaim sebagai milik pihak bermarga Manalu.
Sementara itu, pihak Sariman atau Tamirun tetap mempertahankan klaim bahwa lahan tersebut merupakan miliknya. Menurut pihak Sariman, berdasarkan hasil pencocokan titik koordinat serta pembahasan yang pernah dilakukan bersama aparat pemerintah desa dan kepolisian, objek lahan berada di wilayah Dusun Bais, RT 002, Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih.
Pihak Sariman juga berpendapat bahwa dokumen kepemilikan yang ditunjukkan pihak lain mengacu pada lokasi di Kepenghuluan Teluk Mega, Kecamatan Tanah Putih. Pernyataan tersebut merupakan klaim dari salah satu pihak dalam sengketa dan masih menjadi bagian dari perselisihan yang belum memperoleh putusan hukum berkekuatan tetap.
Setelah berlangsung dialog di lokasi, rombongan akhirnya membubarkan diri. Sebelum meninggalkan lokasi, Rasiman Manurung menyampaikan secara lisan bahwa para pihak berencana kembali menggelar pertemuan dalam waktu sekitar tiga hari ke depan guna mencari solusi atas sengketa yang terjadi.
Meski suasana sempat berlangsung alot, tidak terjadi bentrokan maupun tindakan kriminal. Kedua belah pihak memilih menahan diri sehingga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Hingga berita ini diterbitkan, sengketa lahan tersebut masih belum mencapai penyelesaian dan diharapkan dapat diselesaikan melalui musyawarah maupun mekanisme hukum yang berlaku.
✍️Bacamini.com by: M. Sawal
Posting Komentar untuk "Puluhan Massa Datangi Lahan Sengketa di Rantau Bais, Situasi Sempat Memanas Namun Tetap Kondusif"