Anak Sopir Sampah Lolos Jadi Prajurit TNI, Kisah Arifin Adrian Menginspirasi



Bekasi - Perjuangan dan kerja keras mengantarkan Arifin Adrian mewujudkan cita-citanya menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Alumni Madrasah Aliyah Al-Wasathiyah sekaligus santri Pondok Pesantren Manba'ul Qur'an (PPMQ) Manba'ul Qur'an Samudrajaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, itu dinyatakan lolos sebagai anggota TNI pada seleksi tahun 2026.

Arifin mengaku keberhasilannya tak lepas dari doa sang ibu. "Jangan tanya saya, semua karena doa umi. Tidak ada yang mustahil. Anak sopir sampah jadi tentara," ujarnya. Ungkapan tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus penghormatan kepada ibunya yang selalu memberikan doa dan dukungan selama proses meraih cita-cita.

Atas keberhasilan tersebut, Yayasan Manba'ul Qur'an bersama keluarga besar Madrasah Aliyah Al-Wasathiyah dan PPMQ Manba'ul Qur'an Samudrajaya menyampaikan ucapan selamat. Mereka mendoakan agar Arifin senantiasa diberi kesehatan, kesuksesan, serta keberkahan dalam mengemban amanah sebagai prajurit TNI.

Kisah Arifin menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk menggapai impian. Berasal dari keluarga sederhana dengan ayah yang bekerja sebagai sopir sampah, ia mampu membuktikan bahwa ketekunan, disiplin, pendidikan, serta doa orang tua dapat membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.

Keberhasilan Arifin diharapkan menjadi inspirasi bagi para pelajar dan santri agar tidak pernah menyerah dalam mengejar cita-cita. Sebab, di balik setiap keberhasilan, selalu ada kerja keras, ketekunan, serta doa orang tua yang menjadi kekuatan terbesar.

✍️ Jurnalis: bacamini/Choirul Rochman 

2 komentar untuk "Anak Sopir Sampah Lolos Jadi Prajurit TNI, Kisah Arifin Adrian Menginspirasi"