Keributan Berujung Maut di Sikka: Petani Tikam Dua Pria, Satu Korban Tewas



SIKKA - Seorang petani berinisial TK (36) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), nekat menikam dua orang pria menggunakan sebilah pisau pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 13.00 Wita. Akibat insiden berdarah tersebut, satu korban berinisial GH tewas, sementara rekannya berinisial F menderita luka tusuk parah.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, membenarkan peristiwa mematikan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa korban tewas mengalami luka tusukan di bagian punggung, sedangkan korban selamat mengalami luka di bagian dada.

"Korban GH ditemukan meninggal dunia dengan luka berat. Sementara F yang mengalami luka berat (tusuk di dada sebelah kiri) saat ini sedang dirawat intensif di Rumah Sakit TC Hillers Maumere," kata Leonardus saat dikonfirmasi, Sabtu (11/7/2026).

Leonardus menjelaskan, pertumpahan darah ini bermula dari masalah pemukulan. Siang itu, GH dan F bersama teman-temannya mendatangi Desa Heopuat, Kecamatan Hewokloang, untuk mencari tahu siapa sosok yang sebelumnya memukul F di Pasar Wairkoja, Kecamatan Kewapante.

Setibanya di Desa Heopuat, F bertemu dengan pelaku TK dan langsung mengonfrontasinya terkait insiden pemukulan tersebut. Namun, pertanyaan itu justru memicu perdebatan panas yang berujung pada keributan fisik.

"Di tengah keributan tersebut, pelaku (TK) tiba-tiba merespons dengan mengeluarkan sebilah pisau dan langsung melakukan penikaman terhadap kedua korban," jelas Leonardus.

Mengetahui insiden nahas yang merenggut nyawa anggota keluarga mereka, pihak keluarga korban langsung mendatangi Polsek Kewapante. Mereka secara resmi telah melaporkan kasus penikaman dan pembunuhan ini agar kepolisian segera memproses hukum pelaku sesuai dengan aturan yang berlaku.

✍️ Jurnalis: bacamini/Yohanes Tasoi M.

Posting Komentar untuk "Keributan Berujung Maut di Sikka: Petani Tikam Dua Pria, Satu Korban Tewas"