Petugas Kebersihan di Tanjung Raja Temukan Amunisi Aktif Belasan Butir

Ogan Ilir, Bacamini.com – Warga Kelurahan Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dikejutkan dengan penemuan belasan butir peluru tajam di sebuah tempat pembuangan sampah, Senin (6/7/26). Amunisi aktif tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) saat tengah menjalankan tugas rutinnya.

Kapolsek Tanjung Raja, AKP Sondi Fraguna, S.H., M.Si., mengonfirmasi adanya temuan barang berbahaya tersebut. Ia menjelaskan bahwa penemuan terjadi di Tempat Pembuangan Sampah Simpang 4 SDN 1 Tanjung Raja.

Berdasarkan laporan kepolisian, kronologi bermula sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, Surip bin Santoso (35), petugas DLH warga Pasar Ikan Kelurahan Tanjung Raja, bersama rekan kerjanya sedang memuat tumpukan sampah ke dalam bak truk pengangkut. Di tengah aktivitas tersebut, Surip menaruh curiga pada sebuah kantong plastik berwarna putih.

"Saat sedang menaikkan sampah, saksi merasakan adanya kejanggalan pada sebuah kantong plastik putih yang terasa sangat berat dan padat. Karena curiga, saksi langsung membukanya dan menemukan benda yang diduga kuat amunisi senjata api masih tersusun dalam bentuk sisiran atau klip," jelas AKP Sondi Fraguna.

Menyadari potensi bahaya dari temuannya, Surip segera menghentikan aktivitas pengangkutan sampah dan langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melaporkan penemuan tersebut.

Petugas dari Polsek Tanjung Raja yang tiba di lokasi segera mengamankan barang bukti. Dari hasil pengecekan awal oleh personel di lapangan, dipastikan bahwa barang temuan tersebut adalah amunisi aktif kaliber 5,56 mm dengan jumlah total mencapai 19 (sembilan belas) butir.

Saat ini, seluruh barang bukti telah dievakuasi dan diamankan di Mako Polsek Tanjung Raja dengan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat terkait pengamanan amunisi dan bahan peledak.

Terkait asal-usul peluru tersebut, AKP Sondi memaparkan bahwa amunisi kaliber 5,56 mm merupakan standar peluru yang umumnya digunakan untuk senjata api laras panjang, seperti SS1 atau M16, yang menjadi standar organik institusi TNI maupun Polri.

Pihak kepolisian masih terus mendalami temuan ini. Muncul dugaan sementara bahwa amunisi mematikan tersebut sengaja dibuang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, seperti pelaku tindak pidana yang berniat menghilangkan barang bukti atau untuk menghindari razia kepolisian. Selain itu, ada pula kemungkinan bahwa amunisi tersebut adalah milik oknum aparat yang tidak sengaja terjatuh atau hilang.

Kapolsek Tanjung Raja memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada petugas kebersihan yang proaktif dan tidak gegabah dalam menangani barang berbahaya tersebut.

"Tindakan cepat Saudara Surip dengan menyerahkan amunisi ini ke pihak berwajib telah mencegah barang berbahaya jatuh ke tangan yang salah, seperti pelaku kejahatan maupun anak-anak. Kepedulian warga seperti ini sangat krusial dalam membantu Polri mengamankan stabilitas Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tanjung Raja," tutup AKP Sondi.

Posting Komentar untuk "Petugas Kebersihan di Tanjung Raja Temukan Amunisi Aktif Belasan Butir"