Kelas Inspirasi Politik di Bekasi Dorong Generasi Muda Jadi Penjaga Demokrasi


Bekasi - Institut Attaqwa KH. Noer Alie (IAN) Bekasi bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bekasi menggelar Kelas Inspirasi Politik bertema “Menyiapkan Generasi Emas Demokrasi” di Aula Gedung A Lantai 2 IAN Bekasi, Rabu (12/8/2026). Kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk memahami politik, demokrasi, sekaligus menghadapi derasnya arus informasi digital.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Kesbangpol Kabupaten Bekasi, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, DPRD Kabupaten Bekasi, KPU Kabupaten Bekasi, pimpinan IAN Bekasi, dosen, mahasiswa, serta siswa SMA sederajat. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperkuat dialog antara pemerintah, penyelenggara pemilu, lembaga pendidikan, dan generasi muda.

Ketua Panitia Kelas Inspirasi Politik, Abdul Madjid, S.Ag., MM, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan literasi politik dan digital mahasiswa agar mampu menyaring informasi serta menangkal hoaks. Menurutnya, generasi muda harus memiliki integritas dan keberanian untuk berpartisipasi dalam membangun demokrasi yang sehat, damai, dan bertanggung jawab.

“Kegiatan ini juga mendorong generasi muda agar memiliki integritas dan siap berkontribusi serta menguatkan nilai-nilai demokrasi, sekaligus membuka ruang partisipasi masyarakat dalam mewujudkan demokrasi yang sehat dan damai,” kata Abdul Madjid.

Rektor IAN Bekasi, Dr. H. Saiful Bahri Maih, M.Pd., mengapresiasi kepercayaan menjadikan kampusnya sebagai mitra kegiatan. Ia berharap kelas tersebut mampu memperluas wawasan politik mahasiswa sehingga mereka tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga mampu mengambil peran positif dalam kehidupan bermasyarakat. “Apalagi menjelang pemilu, mahasiswa harus menjadi pemilih yang cerdas. Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Bekasi, Robert Suwandi, M.M., M.H., menekankan pentingnya generasi muda memahami dinamika kebangsaan secara objektif dan kritis. Ia mengingatkan mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan agar tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan dan mampu mengedepankan tanggung jawab dalam menyikapi persoalan politik.

Materi kegiatan menghadirkan tiga narasumber, yakni Andi Aswin Manggabarani, S.STP., M.Tr.IP. dari Kemendagri, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi H. Ade Syukron, S.H.I., M.Si., serta Ketua KPU Kabupaten Bekasi Ali Rido, S.Pd., M.IP. Andi Aswin menyoroti bonus demografi Indonesia yang hanya akan menjadi kekuatan apabila generasi muda dibekali pendidikan, keterampilan, dan karakter. Ia menyebut kemampuan berpikir kritis, kreatif, inovatif, adaptif, komunikasi, kolaborasi, dan karakter kuat sebagai kecakapan penting generasi masa depan.

Sementara itu, Ade Syukron mengangkat tema “Membangun Generasi Unggul, Berkarakter, dan Berdaya Saing untuk Bekasi Masa Depan”. Ia menilai generasi muda harus ditempatkan sebagai pelaku utama pembangunan, bukan sekadar penerima manfaat. “Investasi terbaik daerah adalah investasi pada sumber daya manusia,” katanya. Di akhir kegiatan, Ketua Divisi Penerimaan Mahasiswa Baru IAN Bekasi, Ikhwan Baihaqi, juga mengajak para siswa melanjutkan pendidikan tinggi di IAN Bekasi yang menyediakan sejumlah program studi, termasuk PAI, KPI, MBS, MD, Keuangan Syariah, PGMI, dan Magister Pendidikan Agama Islam.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pendidikan politik, wawasan kebangsaan, dan partisipasi generasi muda. Melalui Kelas Inspirasi Politik, IAN Bekasi dan Kesbangpol Kabupaten Bekasi berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga melek politik, kritis menghadapi informasi digital, berkarakter, dan siap menjadi bagian penting dalam mengawal demokrasi menuju Indonesia Emas 2045.

✍️Bacamini.com by: Choirul Rochman 

Posting Komentar untuk "Kelas Inspirasi Politik di Bekasi Dorong Generasi Muda Jadi Penjaga Demokrasi"